INFO
  •  Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan 
  •  Menuju Agribisnis Yang Bermartabat 
  •  Grobogan Hebat 
  •  Menuju Indonesia Unggul 

Bimtek Hortikultura Kegiatan Bekerja Tahun 2019 Di Kabupaten Grobogan

Kamis, 22 Agustus 2019

*Bimtek Hortikultura Kegiatan Bekerja Tahun 2019 Di Kabupaten Grobogan*

 

Program pengentasan kemiskinan dari Kementerian Pertanian melalui Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) memberikan harapan baru bagi Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP) di Grobogan.Hal tersebut terlihat saat verifikasi peserta program bekerja di berbagai daerah di Kabupaten Grobogan.

Terlihat hampir semua RTMP yang diberikan bantuan merasa senang dan memiliki semangat untuk mengembangkan bantuan tersebut. Mereka bersyukur dan mempunyai harapan baru untuk merubah kehidupannya menjadi lebih baik dari saat ini.

 

Maka dari itu diperlukan data yang akurat sehingga program ini dapat tepat sasaran.Dalam bimtek yang di selenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan bekerjasama dengan Direktorat Jendral Hortikiltura Kementrian Pertanian RI,Kamis 22 Agustus 2019 bertempat di Learning Center Rumah Kedelai Grobogan.Di hadiri seluruh Kepala Desa Se Kabupaten Grobogan yang mendapat program Bekerja bersama Camat dan PPL Kecamatan.

 

Bimtek di buka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Ir.Edhie Sudaryanto,M.M.Dalam sambutanya Edhie mengatakan ,program pemerintah ini yg bertujuan menurunkan angka kemiskinan di Kab Grobogan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Kementerian Pertanian yang masuk ke wilayah Kab. Grobogan saat ini ada 13.510 RTMP dari 5 kecamatan yaitu Klambu,Brati,Tanggungharjo,Purwodadi,dan Toroh. Hal ini menunjukkan bahwa kab Grobogan mendapat perhatian dari pemerintah”,Kata Edhie .

 Edhie juga menambahkan pentingnya agar tepat sasaran, penetapan RTMP sebagai penerima manfaat program tetap harus dilakukan dengan sangat selektif.

 

" Data RTMP yang didapat diverifikasi lagi di lapangan oleh petugas untuk memastikan apakah memang benar-benar layak ditetapkan sebagai penerima bantuan Program Bekerja",tambah edhie.

 

Selain itu ,dalam bimtek kali ini hadir pula narasumber dari Direktorat Jendral Hortikultura yang di wakili Kasie Pengembangan Kawasan Sayuran Daun dan Jamur Novia Yosrini SP,M.P.

Dalam sambutanya Yosi kembali menekankan perihal verifikasi di lapangan.Perlunya peran serta Pemerintah Desa untuk mendapatkan data yang akurat dan merata.

"Saya sudah mengikuti Sosialisasi yang di lakukan di 5 kecamatan di Kabupaten Grobogan,kerjasama dengan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memperoleh data yg akurat dan mensukseskan program bekerja",kata Yosi.

 

Program BEKERJA merupakan upaya Kementan untuk mengentaskan kemiskinan di tanah air berbasis pertanian dengan tiga tahapan, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Salah satu tahapan jangka panjang adalah dengan Budidaya Durian.Dan tanaman sayuran seperti bayam,sawi,timun dan jagung manis untuk jangka pendek dan menengah.Peserta bimtek juga mendapatkan materi mengenai Budidaya tanaman Durian dan sayuran tersebut.Materi di sampaikan oleh narasumber dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

Komoditas Unggulan

Agenda kegiatan

Kalender Kegiatan

«

Februari 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29

Galeri Video

Peta Dinas Pertanian