INFO
  •  Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan 
  •  Menuju Agribisnis Yang Bermartabat 
  •  Grobogan Hebat 
  •  Menuju Indonesia Unggul 

Implementasi Program Petani Go Online Di Kabupaten Grobogan

Jumat, 2 Agustus 2019

Implementasi Program Petani Go Online Di Kabupaten Grobogan

 

 

Dalam rangka pelaksanaan program ekonomi kerakyatan khususnya di bidang pertanian ,Kementerian Komunikasi dan Informasi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan menyelenggarakan kegiatan implementasi Program Petani Go Online. Jumat, 2 Agustus 2019,bertempat di Aula Rumah Kedelai Grobogan.

Acara ini di hadiri Gapoktan, Penyuluh Swadaya dan Penyuluh Pertanian Lapangan Se Kabupaten Grobogan. Dengan narasumber dari Dirjen Aplikasi Telematika Kemenkominfo,Ir Wijayanto MM selaku Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital Kemenkominfo dan Michle Jovan dari Tanihub selaku Developer Aplikasi.

 

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan Djono, SP. "Tujuan dari acara ini untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan media online,sebagai perluasan akses informasi,pasar dan layanan keuangan"kata djono.

 

Wijayanto, Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital Kemenkominfo RI mengatakan,umumnya petani belum bisa memanfaatkan teknologi untuk memajukan pertanian khususnya tentang produksi dan pemasaran."Mereka harus mendapatkan perhatian khusus dan penyuluh harus mengajarkan dari dasar terkait pemanfaatan teknologi informasi berkoordinasi dengan Diskominfo Grobogan",katanya.

 

Petani kurang paham bahwa teknologi khususnya perkembangan aplikasi dalam gadget bisa digunakan untuk memantau apapun termasuk fluktuasi harga produk pertanian.

 

Karenanya Wijayanto menambahkan penyuluh pertanian di Kabupaten Grobogan harus bisa membuka pola pikir para petani tentang pemanfaatan teknologi pada aktifitas pertanian.

 

Dalam acara ini juga dikenalkan tentang TaniHub, yakni sebuah startup yang didirikan pada tahun 2015 sebagai layanan aplikasi on-demand untuk pengiriman kebutuhan sayuran dari lahan pertanian ke rumah tangga. Tak cuma segmen business-to-costumer yang digarap oleh mereka, melainkan juga business-to-business, dan kemudian melebarkan usahanya ke platform investasi crowdlending lewat Tanifund.Pada situs resminya, TaniHub menyebut misinya sebagai, "Memberdayakan petani lokal dengan menyediakan akses pasar dan akses keuangan". "Melalui TaniHub, para petani lokal dapat menjual hasil panen mereka kepada para individu maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai wilayah," ,Kata Jovan, perwakilan dari tanihub.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

Komoditas Unggulan

Agenda kegiatan

Kalender Kegiatan

«

Februari 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29

Galeri Video

Peta Dinas Pertanian