INFO
  •  Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan 
  •  Menuju Agribisnis Yang Bermartabat 
  •  Grobogan Hebat 
  •  Menuju Indonesia Unggul 

Pemkab Grobogan Selenggarakan Bimtek Penyusunan Master Plan Smart City Tahap IV

Sabtu, 7 Juli 2018

Bupati Grobogan Sri Sumarni berharap agar setiap OPD dapat mengusulkan satu kegiatan inovasi yang sesuai dengan RPJMD Kabupaten Grobogan Tahun 2016-2021. Hal itu disampaikan bupati saat membuka Bimtek Tahap IV Smart City di Surakarta, Rabu (7/11/2018) malam.

“Saya berharap dengan adanya Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Tahap IV Smart City ini kita dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Grobogan. Kemudian, melalui program Smart City ini, saya berharap setiap OPD dapat usulkan satu program inovasi,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang dapat ditingkatkan melalui penerapan Smart City. Antara lain, peningkatan kualitas layanan publik, percepatan perijinan, promosi potensi wisata dan budaya lokal, peningkatan investasi daerah serta pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap mendepankan aspek lingkungan.

Pelaksanaan Gerakan Menuju 100 Smart City, lanjut bupati, tentu memerlukan perencanaan yang cermat dan sistematis serta dukungan dari seluruh Organisasi Pemerintah Daerah dan segenap masyarakat. Pelaksanaan Bimtek Tahap IV Smart City yang diselenggarakan hari ini dan besok merupakan upaya untuk mempertegas Visi Misi, Strategi Pembangunan, Rencana Aksi Daerah dan Peta Jalan Pembangunan Smart City Daerah untuk diimplementasikan dalam Buku II Master Plan Smart City Kabupaten Grobogan.

“Quick Win serta Peta Jalan Pembangunan Smart City yang telah dirumuskan oleh Tim Pelaksana Smart City perlu diperinci hingga menyebutkan tahun pelaksanaan kegiatan, OPD yang bertanggung jawab serta perkiraan kebutuhan anggaran untuk masing-masing kegiatan,” tegas bupati.

 

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 386, Pemerintahan Daerah perlu melakukan pembaharuan penyelenggaran pemerintahan. Pembaharuan yang dimaksud adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyelenggaran pemerintahan yang diantaranya diwujudkan melalui Program Smart City. Implementasi Program Smart City Kabupaten Grobogan merupakan bagian dari Gerakan Menuju 100 Smart City yang dihasilkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Bupati Grobogan tentang Implementasi Menuju Gerakan 100 Smart City.

 

Kepala Diskominfo Wiku Handoyo menambahkan, berdasarkan MoU tentang Implementasi Menuju Gerakan 100 Smart City tersebut, Pemerintah Kabupaten Grobogan berkewajiban menyelenggarakan Bimbingan Teknis sebanyak empat kali. Hingga bulan Oktober2018 ini Pemkab Grobogan telah melaksanakan tiga kali Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Smart City.

 

Bimtek Tahap Pertama telah menghasilkan rumusan Program Kerja dan Analisa Kesenjangan yang disusun dalam Buku I Smart City. Bimtek Tahap Kedua telah menghasilkan konsep awal Buku II Master Plan yang berisi Evaluasi Program Kerja, Analisis Kesiapan Daerah dan Analisis Masa Depan Smart City.

 

Sedangkan, Bimtek Tahap Ketiga telah menghasilkan rumusan awal Quick Win dan Peta Jalan Pembangunan Smart City yang terdiri atas 53 program unggulan dan 20 Quick Win yang akan disempurnakan dalam Bimtek Tahap Keempat.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

Komoditas Unggulan

Agenda kegiatan

Kalender Kegiatan

«

Februari 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29

Galeri Video

Peta Dinas Pertanian